Monday, April 18, 2011

Bronkitis

Hari ini gw ke dokter Sp.PD (specialist Penyakit Dalam) karena anjuran dari hasil medical checkup 10 hari yang lalu yang mengatakan LED (laju endap darah) gw tinggi sehingga coba ke dokter Sp.PD.. Yup, uda hampir 3minggu gw batuk + pilek, gw pikir ni cuma batuk + pilek biasa aja, walaupun menurut gw cukup berat soalnya sempet demam tinggi beberapa kali, bahkan uda sampe ke dokter 2x, klo hari ini diitung juga berarti 3x..
Dokter nya pun sesuai anjuran lab nya, yaitu Dr. Herdiman (ga tau nama panjangnya) yang prakteknya di Tanjung Duren, lebih tepatnya di Apotik Lautan Mas.. Dokter ini dokter specialist Penyakit Dalam, dan uda berpengalaman puluhan tahun.. Koq gw bisa tau?? Coz ternyata bokap gw dulu kira-kira 28 tahun yang lalu pernah berobat ke sana.. wkwkwk.. Trus dokternya juga uda cukup tua (walau dokter-dokter itu uda tua tapi keliatan masih fresh dan ga keliatan tua),plus pasiennya juga uda banyak sekali dan juga mahal uii.. hehehe..
Nah, hasil pemeriksaan dokter nya setelah periksa ga nyampe 5 menit itu, yaitu gw radang tenggorakan dan ada sedikit bronkitis.. So, gw pulang2 langsung cari tau penyakit bronkitis itu kyk apa? bahaya tak? Coz gw cuma tau klo itu radang pada paru-paru, lebih tepatnya pada bronkus.. Apalagi dokternya kasih resep bilang ni resep bisa ulang punya, tapi setelah 2x tetep ga bae juga, baru dhe ntar rontgen paru-paru trus berkunjung lagi ke dia.. wew..
Jadi, menurut om google ato lebih tepatnya nona wikipedia mengatakan:

Bronkitis adalah suatu peradangan pada bronkus (saluran udara ke paru-paru). Penyakit ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna. Tetapi pada penderita yang memiliki penyakit menahun (misalnya penyakit jantung atau penyakit paru-paru) dan pada usia lanjut, bronkitis bisa bersifat serius.
PENYEBAB
Bronkitis infeksiosa disebabkan oleh virus, bakteri dan organisme yang menyerupai bakteri (Mycoplasma pneumoniae dan Chlamydia). Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru dan saluran pernapasan menahun. Infeksi berulang bisa merupakan akibat dari:
  • Sinusitis kronis
  • Bronkiektasis
  • Alergi
  • Pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak
Bronkitis iritatif bisa disebabkan oleh:
  • Berbagai jenis debu
  • Asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut organik, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida dan bromin
  • Polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida
  • Tembakau dan rokok lainnya
    GEJALA
    Gejalanya berupa:
    • batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan)
    • sesak napas ketika melakukan olah raga atau aktivitas ringan
    • sering menderita infeksi pernapasan (misalnya flu)
    • bengek
    • lelah
    • pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan
    • wajah, telapak tangan atau selaput lendir yang berwarna kemerahan
    • pipi tampak kemerahan
    • sakit kepala
    • gangguan penglihatan
    Bronkitis infeksiosa seringkali dimulai dengan gejala seperti pilek, yaitu hidung meler, lelah, menggigil, sakit punggung, sakit otot, demam ringan dan nyeri tenggorokan.
    Batuk biasanya merupakan tanda dimulainya bronkitis. Pada awalnya batuk tidak berdahak, tetapi 1-2 hari kemudian akan mengeluarkan dahak berwarna putih atau kuning. Selanjutnya dahak akan bertambah banyak, berwarna kuning atau hijau.
    Pada bronkitis berat, setelah sebagian besar gejala lainnya membaik, kadang terjadi demam tinggi selama 3-5 hari dan batuk bisa menetap selama beberapa minggu.
    Sesak napas terjadi jika saluran udara tersumbat. Sering ditemukan bunyi napas mengi, terutama setelah batuk. Bisa terjadi pneumonia.
    DIAGNOSA
    Diagnosis biasanya ditegakkan berdasarkan gejala, terutama dari adanya lendir. Pada pemeriksaan dengan menggunakan stetoskop akan terdengar bunyi ronki atau bunyi pernapasan yang abnormal.
    Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:
    • Tes fungsi paru-paru
    • Gas darah arteri
    • Rontgen dada
    sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Bronkitis
    Yah, dari menurut nona wikipedia ni si bilang gejala-gejalanya emang gw alami si, tapi gw ga tau aja klo itu gejala bronkitis, kirain cuma batuk + pilek yang cukup berat doank, apalagi mank cuaca skrg lagi asik2nya ganti2, dalam sehari bisa panas terik banget trus ga lama mendung mau ujan gede.. Ya, jaga-jaga kesehatan dhe, coz kesehatan itu muahal buangetttt.. haha..

    Saturday, April 16, 2011

    LED

    Jumat, 8 April 2011 kemarin gw medical checkup untuk masuk ke suatu perusahaan, karena perusahaannya yang bayarin checkupnya, maka hasilnya pun dikirim ke perusahaan.. Dan 15 April kemarin gw dpt kabar klo hasil checkup gw kurang bagus.. Hari ini pun gw ke lab nya untuk cari tau ada masalah apa.. ternyata hasilnya bagus koq, cuma ada 1 hal yang jelek, yaitu Laju Endap Darah, atau bisa dibilang LED, gw cukup tinggi sebesar 60 mm/jam, sehingga di bagian saran pun dibilang untuk memeriksakan diri ke dr. SpPD ato dokter penyakit dalam..
    So, apa si sbnrnya LED ini?? klo kata om google:

    Laju Endap Darah (LED) atau dalam bahasa inggrisnya Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR) merupakan salah satu pemeriksaan rutin untuk darah. Proses pemeriksaan sedimentasi (pengendapan) darah ini diukur dengan memasukkan darah kita ke dalam tabung khusus selama satu jam. Makin banyak sel darah merah yang mengendap maka makin tinggi Laju Endap Darah (LED)-nya.
    Tinggi ringannya nilai pada Laju Endap Darah (LED) memang sangat dipengaruhi oleh keadaan tubuh kita, terutama saat terjadi radang. Namun ternyata orang yang anemia, dalam kehamilan dan para lansia pun memiliki nilai Laju Endap Darah yang tinggi. Jadi orang normal pun bisa memiliki Laju Endap Darah tinggi, dan sebaliknya bila Laju Endap Darah normalpun belum tentu tidak ada masalah. Jadi pemeriksaan Laju Endap Darah masih termasuk pemeriksaan penunjang, yang mendukung pemeriksaan fisik dan anamnesis dari sang dokter.
    Namun biasanya dokter langsung akan melakukan pemeriksaan tambahan lain, bila nilai Laju Endap Darah di atas normal. Sehinggai mereka tahu apa yang mengakibatkan nilai Laju Endap Darahnya tinggi. Selain untuk pemeriksaan rutin, Laju Endap Darah pun bisa dipergunakan untuk mengecek perkembangan dari suatu penyakit yang dirawat. Bila Laju Endap Darah makin menurun berarti perawatan berlangsung cukup baik, dalam arti lain pengobatan yang diberikan bekerja dengan baik.
    Pada kasus dengan keluhan gampang lelah dan pandangan berkunang-berkunang, kemungkinan besar diagnosisnya anemia. Biasanya didukung dengan nilai Hemoglobin (Hb) yang rendah. Untuk penanganannya, anemia harus diidentifikasikan dahulu apakah Hb yang turun akibat dari Zat Besi (Fe) yang turun, atau komponen Hb yang lain yang turun? (Misalnya globin-nya/protennya).
    Bila memang Fe-nya yang turun tentunya harus cukup mengkonsumsi tablet besi (Sulfusferrosus). Sekarang bentuknya tablet berbagai ragam. Ada yang disatukan dengan Effervescent, atau dengan Vitamin B, dan sebagainya. Sedangkan bila kadar proteinnya yang turun, tentunya harus konsumsi makanan atau minuman tinggi protein. Ini pun bentuknya sudah beragam, ada yang berbentuk susu, berbentuk minuman bertenaga dan yang paling banyak mungkin berbentuk makanan lauk-pauk sehari-hari.
    _____________________________
    PEMBAHASAN TEKNIS
    Proses pengendapan darah terjadi dalam 3 tahap yaitu tahap pembentukan rouleaux, tahap pengendapan dan tahap pemadatan. Di laboratorium cara untuk memeriksa Laju Endap Darah (LED) yang sering dipakai adalah cara Wintrobe dan cara Weetergren. Pada cara Wintrobe nilai rujukan untuk wanita 0 — 20 mm/jam dan untuk pria 0 — 10 mm/jam, sedang pada cara Westergren nilai rujukan untuk wanita 0 — 15 mm/jam dan untuk pria 0 — 10 mm/jam.
    Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi Laju Endap Darah (LED) adalah faktor eritrosit, faktor plasma dan faktor teknik. Jumlah eritrosit/ul darah yang kurang dari normal, ukuran eritrosit yang lebih besar dari normal dan eritrosit yang mudah beraglutinasi akan menyebabkan Laju Endap Darah (LED) cepat. Walau pun demikian, tidak semua anemia disertai Laju Endap Darah (LED) yang cepat. Pada anemia sel sabit, akantositosis, sferositosis serta poikilositosis berat, laju endap darah tidak cepat, karena pada keadaan-keadaan ini pembentukan rouleaux sukar terjadi. Pada polisitemia dimana jumlah eritrosit/µl darah meningkat, Laju Endap Darah (LED) normal.
    Pembentukan rouleaux tergantung dari komposisi protein plasma. Peningkatan kadar fibrinogen dan globulin mempermudah pembentukan roleaux sehingga Laju Endap Darah (LED) cepat sedangkan kadar albumin yang tinggi menyebabkan Laju Endap Darah (LED) lambat.
    Laju Endap Darah (LED) terutama mencerminkan perubahan protein plasma yang terjadi pada infeksi akut maupun kronik, proses degenerasi dan penyakit limfoproliferatif. Peningkatan laju endap darah merupakan respons yang tidak spesifik terhadap kerusakan jaringan dan merupakan petunjuk adanya penyakit.
    Bila dilakukan secara berulang laju endap darah dapat dipakai untuk menilai perjalanan penyakit seperti tuberkulosis, demam rematik, artritis (radang pada sendi),  nefritis (radang pada ginjal) dan kanker. Laju Endap Darah (LED) yang cepat menunjukkan suatu lesi yang aktif, peningkatan Laju Endap Darah (LED) dibandingkan sebelumnya menunjukkan proses yang meluas, sedangkan Laju Endap Darah (LED) yang menurun dibandingkan sebelumnya menunjukkan suatu perbaikan.
    Selain pada keadaan patologik, Laju Endap Darah (LED) yang cepat juga dapat dijumpai pada keadaan-keadaan fisiologik seperti pada waktu haid, kehamilan setelah bulan ketiga dan pada orang tua.
    Dan akhirnya yang perlu diperhatikan adalah faktor teknik yang dapat menyebabkan kesalahan dalam pemeriksaan Laju Endap Darah (LED). Selama pemeriksaan tabung atau pipet harus tegak lurus; miring dapat menimbulkan kesalahan 30%. Tabung atau pipet tidak boleh digoyang atau bergetar, karena ini akan mempercepat pengendapan. Suhu optimum selama pemeriksaan adalah 20°C, suhu yang tinggi akan mempercepat pengendapan dan sebaliknya suhu yang rendah akan memperlambat. Bila darah yang diperiksa sudah membeku sebagian hasil pemeriksaan laju endap darah akan lebih lambat karena sebagian fibrinogen sudah terpakai dalam pembekuan. Pemeriksaan laju endap darah harus dikerjakan dalam waktu 2 jam setelah pengambilan darah, karena darah yang dibiarkan terlalu lama akan berbentuk sferik sehingga sukar membentuk rouleaux dan hasil pemeriksaan laju endap darah menjadi lebih lambat
    sumber : www.kalbe.co.id


    LED tidak spesifik untuk penyakit/gangguan kesehatan tertentu. Perlu data-data lain untuk menyimpulkan penyebab dari naiknya nilai LED. Baik dari anamnesa meliputi keluhan dan riwayat kesehatan karyawan, pemeriksaan fisik, serta hasil pemeriksaan penunjang lainnya (laboratorium, rontgen, dll).
    LED dapat meningkat pada kondisi-kondisi berikut :
    1. Wanita hamil
    2. Obesitas/Kegemukan
    3. Kadar kolesterol yang tinggi
    4. Anemia/kurang darah
    5. Penyakit Tuberkulosis (TBC)
    6. Gangguan pada ginjal
    7. Penyakit Tiroid (kelenjar gondok)
    8. Penyakit yang berhubungan dengan peradangan
    9. Rhematoid Artritis, penyakit yang dapat menimbulkan peradangan dan kerusakan sendi.
    10. Demam Rematik
    11. Hiperfibrinogenemia, peningkatan kadar fibrinogen (zat yang berperan dalam pembekuan darah).
    12. Multiple myeloma
    Kadar LED di bawah angka normal dapat disebabkan oleh :
    1. Penyakit yang berhubungan dengan gagal jantung.
    2. Kadar protein dalam plasma darah rendah → bisa terjadi pada gangguan hati/ginjal.
    3. Hipotermia, suhu tubuh di bawah normal
    4. Anemia sel sabit
    5. Penggunaan obat anti radang jenis steroid
    6. Hipofibrinogenemia, kurangnya kadar fibrinogen dalam darah

    Yup, info nya cukup mengejutkan, intinya LED itu mengindikasikan klo adanya infeksi ato radang ato penyakit dalam pada kesehatan kita.. LED yang tinggi pun bukan berarti ada masalah dalam kesehatan kita, contohnya gw yang saat checkup itu gw lagi batuk + pilek, sehingga dari hasil check darah mengatakan gw demam sehingga trombosit nae dan menyebabkan LED gw pun tinggi.. sehingga orang yang anemia ato sedang demam pun, LEDnya bisa tinggi.. Sedangkan LED normal pun bukan berarti tidak ada masalah kesehatan..
    Jadi gara2 gw lagi ga fit trus buru2 checkup, gw setengah ditolak dan masih dikasih kesempatan buat checkup ulang tapi dengan biaya sendiri.. huhu.. tapi gw harus sembuhin dulu batuk + pilek gw ini, baru dhe checkup ulang, klo ga sama aja dounk hasilnya.. hmph.. >.<

    Lab Normal

    Monday, March 14, 2011

    Baru interview koq pindah posisi jabatan??

    Jumat, 11 Maret 2011, g ada panggilan lagi untuk psikotest di salah satu perusahaan penerbangan di Indonesia.. FYI, g di sana ngelamar jadi IT Programmer..
    G pkr hari itu cuma psikotest aja, ternyata juga tes substansial ama interview dgn user.. Psikotest berjalan kira-kira 4 jam, tes nya apa aja??
    1. B.ing, ada 10 soal grammar, 10 soal Reading, 5 soal vacob..
    2. Personality, ada pernyataan dan pilihan setuju atau tidak setuju dengan pernyataan tersebut..
    3. Berhitung, menjumlahkan angka dari bawah ke atas, range angka nya ada dari 0 - 9..
    4. Tes IQ, yang bentuknya ada gambar2 trus lanjutan gambar nya apa..
    5. personality lagi, di sini ada dua pernyataan, pilih pernyataan yang paling sesuai dengan diri sendiri..
    6. Gambar, ada 8 kotak dengan pola awal yang berbeda-beda, gambar apa saja di 8 kotak tersebut, lalu beri keterangan digambar mulai dari kotak mana, dan apa gambar tersebut, lalu beri petunjuk gambar yang mana yang mudah, sulit, disukai, tidak disukai..
    7. Gambar Manusia, tapi tidak boleh gambar karikatur, animasi, kartun ato yang kyk lidi gt..


    Selanjutnya tes substansial.. Isi testnya ada tentang teori programming, ada juga coding logika, ada juga tentang sintaks SQL, total ada 9 soal, ni semua dikerjakan dalam wkt 60menit.. Setelah itu, ternyata lanjut lagi ke interview dengan user..
    Nah, saat interview dengan user, ga disangka2 sang user memindahkan posisi lamaran g ke IT DBA (ntah ini keberuntungan ato bukan, hahaha.. soalnya mank g nyari kerjaan IT DBA juga..wkwkwk).. Jadi interview g ganti user, tetapi ternyata user dari DBA ini mau g tes substansial untuk IT DBA.. Tapi karena uda sore, jadi tesnya hari senin.. Coba bayangin g ada di kantor itu uda kyk orang kerja, sampe di kantor itu jam 8, pulang dari sana jam 5 sore.. >,<
    So, hari ini 14 Maret 2011, g balik lagi ke perusahaan itu untuk tes substansial IT DBA.. Yup, tesnya kali ini cuma tentang database, baik secara teori maupun secara sintaks.. Biz itu, ya diinterview dhe ama usernya.. Dan sekarang, g tinggal tunggu kabar dari perusahaan itu.. Semoga semuanya berjalan dengan baik,haha..

    Friday, March 11, 2011

    Drama Sidang Skripsi Season 1 & 2

    Sori ya uda lama ga posting di blog.. hoho.. Oke, g sebenarnya punya cerita tentang Sidang skripsi g, tapi g butuh beberapa hari untuk menenangan hati g, jadi baru skrg deh ceritanya..
    Jadi ceritanya sebenarnya g uda pernah sidang skripsi tgl 2 Februari 2011.. Pas itu g dpt penguji dosen Oracle dan dosen SI, yang menurut kabar2 yang satu maximal kasih nilai C dan yang satu lagi suka ga lulusin orang.. Dan hebatnya cerita itu terjadi pada kelompok g dan 1kelompok lagi yaitu di suru sidang ulang, sedangkan kelompok yang satunya lagi dpt nilai C.. FYI, 1ruang sidang itu ada 3 klmpk..
    Oke, setelah itu g dan teman2 setim g dengan muka lesu , letih dan bete harus menerima kenyataan.. Padahal hari itu malam Imlek dimana harusnya g bisa happy2 bareng ama keluarga dan menyambut imlek dengan hati riang.. Tapi kenyataan harus diterima.. >,<
    Yup, selanjutnya g dan teman2 setim g revisi skripsi lagi, kumpul softcover lagi, keluar duit lagi.. fiuh.. Akhirnya 2minggu kemudian softcover kumpulllll~
    1minggu kemudian, blm keluar jadwal..
    2minggu kemudian, blm keluar juga jadwal padahal teman2 g yang non-class uda pada keluar jadwalnya..
    Trus tgl 3 Maret 2011, keluar juga tu jadwal,wkwkwk.. Senangnya~
    9 Maret 2011 pukul 9.20 sidang ke-2 g dimulai.. Dan ternyata ketua pengujinya dapat ketua penguji yang kemaren, trus pasangannya dosen SI lagi (yang katanya sadis juga).. Kelompok g dapat giliran yang ke-3..
    Menunggu 1 jam, keluar kelompok yang pertama, muka lesu,kayaknya benar2 abiz dibantai.. Kata mereka banyak yang dicecar, perbaikan juga banyak.. dan katanya yang sadis dosen SI nya.. wiw.. menyeramkan..
    1 jam kemudian, keluar yang ke-2 (g ga sebut kelompok karena cuma ada 1 orang, single fighter ui).. Dan dia tersenyum mengatakan "G kyknya bakal lulus kali ini, *** (dosen SI) ga ngebantai".. wow.. apa yang bakal terjadi pada kelompok g ya??
    Singkat cerita (g males bahas tentang pertanyaan2 penguji), dosen SI nya menurut klmpk kita si cukup fair, dia minta banyak data yang harus dicantumin biar jelas ni bukan karangan n emank pernah ditest, sedangkan ketua pengujinya, wew.. kita ngotot2an, sampai akhirnya kita memilih untuk terima aja apa yang dia bilang, cape juga ngotot2an, toh dia nya juga ga mau ngalah..
    Saat yang paling bner2 menegangkan itu selalu saat pengumuman nilai.. dag dig dug.. Yup, 1ruangan itu lulus semua, g dpt C bersama 1teman sekelompok g, 1teman sekelompok lagi dpt B.. fiuh..
    Bisa dibilang g agak kecewa dengan hasil nilai g si.. Dibilang sedih, sedih.. :(
    Yah, tetapi ada temen g yang bilang " ... do d best n let God do d rest! tar doa biar dapet sukacita ^^ nilai bonus doang..yg penting ada sukacita (1 Tes 5:16;18)"
    Besokannya g dpt Renungan harian tetang "Menghadapi Kekecewaan" yang mengatakan:

    --------------------------------------------------
    Yesaya 43:18 (BIS) "TUHAN berkata, 'Tak ada gunanya mengingat masa lalu, percuma mengenang yang sudah-sudah.'"

    Semua dari kita harus menghadapi dan menangani kekecewaan pada waktu yang berbeda.
    Tidak ada orang di dunia yang memiliki kehidupan di mana semua yang terjadi selalu sesuai dengan apa yang mereka inginkan dan harapkan.

    Ketika hal-hal tidak berjalan atau berhasil sesuai dengan rencana kita, hal pertama yang kita rasakan adalah kekecewaan.
    Ini adalah normal.
    Tidak ada yang salah dengan merasa kecewa.
    Tetapi kita harus tahu apa yang harus dilakukan dengan perasaan itu, atau perasaan itu akan menjadi sesuatu yang lebih serius.
    Di dunia kita tidak bisa hidup tanpa kekecewaan, tapi dalam Yesus kita selalu diberikan janji untuk masa depan yang lebih baik!

    Dalam Filipi 3:13 rasul Paulus berkata, "tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku"
    Paulus menyatakan bahwa satu hal yang paling penting baginya adalah untuk melepaskan apa yang ada di belakang dan berlari mengejar hal-hal yang ada depan!
    Ketika kita kecewa, segera ingat kembali apa yang ada di depan kita, janji Tuhan untuk masa depan yang lebih baik.
    Kita melepaskan penyebab kekecewaan dan fokus terhadap apa yang Tuhan janjikan bagi kita.
    Ketika kita melihat pada janji Tuhan, kita mendapatkan visi baru, rencana, ide, pandangan segar, mindset yang baru.
    Kita menggeser fokus kita dari kekecewaan pada apa yang Tuhan janjikan di depan kita.
    Dan kita memutuskan untuk terus maju bersama Tuhan.

    Kekecewaan tidak akan menghentikan kita jika kita terus mengingat dan memandang pada janji Tuhan untuk masa depan kita.
    --------------------------------------------------

    Yah, intinya tetap percaya aja kalo ini yang terbaik dari Tuhan.. ^0^

    Btw kadang dipikir2 ni sidang kelulusan uda kyk drama sinetron aja, ada season 1, ada season 2.. haha..

    S.Kom 09-03-2011 09.20AM

    Sunday, March 6, 2011

    Two Ways~


    Di dalam dunia
    Ada dua jalan
    Lebar dan sempit
    Mana kau pilih?

    Yang lebar api
    Jiwamu mati
    Tapi yang sempit
    Tuhan berkati..

    Ini merupakan lirik lagu sekolah minggu, mungkin bbrp orang pernah mendengarnya, mungkin bbrp sudah enek dengernya. Khusus buat g sendiri, ini lagu merupakan lagu yang sering g nyanyiin di kala g lagi byk pikiran atau dilema. Kenapa? karena menurut g lagu ini bermakna banget artinya.
    Di dalam dunia ini selalu terbagi atas dua hal: Cewe dan cowo, hitam dan putih, jahat dan bae, dosa atau berkat, dsb. Di sekitar kita, kita pasti sering disuru untuk milih, A atau B ya? Dan pilihan kita yang bakal nentuin apa yang terjadi selanjutnya.
    Dari lirik lagu tersebut, kita bisa lihat kalau jalan sempit lah jalan yang tepat untuk dipilih. Tetapi seringkali manusia memilih jalan yang lebar, kenapa? karena jalan itu enak, nyaman, ga susah untuk dilewati, tapi itu cuma awalnya aja, coz di ujung jalan ternyata buntu. Penyesalan lah akhirnya dan penyesalan selalu datang belakangan.
    Sedangkan jalan sempit jarang ada yang pilih, karena sempit, berliku, susah, berat rasanya, tapi siapa sangka kalo itu jalan yang tepat.
    Yah, dalam kehidupan pun kita juga jangan sampai salah jalan, pilih lah jalan yang tepat untuk setiap masalah dan keputusan hidup kita sendiri. Ingat "Penyesalan selalu datang belakangan". Jangan sampai karena kita merasa pilihan A itu terlalu berat, terlalu beresiko, terlalu berliku, sehingga kita tidak memilihnya, siapa tau ternyata itu jalan yang tepat untuk kita. Maka dari itu kita harus benar-benar menganalisa dan meneliti lagi setiap pilihan yang ada, kira-kira seperti apa akhir dari pilihan tersebut, jangan sampai kita terburu nafsu sendiri sehingga salah pilih jalan.
    Yup, g sering nyanyiin lagu ini untuk mengingatkan diri sendiri kalau jangan sampai g salah pilih. Kadang dengan g nyanyiin lagu ini pun rasanya beban pikiran g sendiri meringan, walaupun sebenarnya pilihan pun blm dapat, masalah pun blm terselesaikan, haha.. Maybe lagu ni juga bisa membantu kalian-kalian untuk -paling ga- meringankan beban pikiran kalian sendiri.

    So, jalan mana yang kau pilih??